Teknologi & Informasi

Teknologi & Informasi

Kamis, 19 Oktober 2017

MyODBC


http://skamason.com/5VJh


Para prorammer senior mungkin sudah tidak asing lagi dengan Software Tools pengembangan aplikasi yang bernama MyODBC, software ini berfungsi sebagai jembatan penghubung antara user interface dengan database MySQL yang digunakan oleh aplikasi.

Aplikasi ini sangat mudah penggunaannya sehingga sangat pas jika digunakan oleh programmer pemula, banyak para programmer desktop yang menggunakan software ini sehingga pada saat pengembangan yang berbeda programmer pun tidak menjadi masalah.

Berikut ini saya akan berbagi tata cara instalasi dan penggunaan software MyODBC pada platform windows :

Sebelum melakukan instalasi driver MyODBC mesti di pastikan beberapa hal berikut ini :

   - Pastikan Komponen Akses Data Microsoft (MDAC) Anda up to date. Anda bisa mendapatkan versi terbaru dari situs Microsoft Data Access and Storage Web.

   - Untuk konektor MySQL / ODBC komunitas pastikan memilikibpaket Redistributed Microsoft Visual C++ 2013 yang terinstal di sistem windows anda, paket ini tersedia di pusat download milik Microsoft, dan paket ini gratis. Gunakan versi paket yang sesuai dengan tipe sistem driver konektor / ODBC anda. Gunakan versi 64-bit jika anda menjalankan driver 64-bit, dan gunakan versi 32-bit jika anda menjalankan driver 32-bit, masing - masing versi ditandai dengan x64 untuk versi 64-bit dan x86 untuk versi 32-bit.

Ada jenis distribusi yang berbeda untuk digunakan saat menginstal untuk Windows. Perangkat lunak yang diinstal identik dalam setiap kasus, hanya metode instalasi yang berbeda. Metode yang paling sederhana dan direkomendasikan adalah mendownload MySQL Installer dan membiarkannya menginstal dan mengkonfigurasi semua produk MySQL, termasuk driver konektor / ODBC. MSI installer adalah file penginstalan yang dapat digunakan dengan installer yang disertakan pada Windows 2000, Windows XP dan Windows Server 2003.

Paket installer MSI memnerikan metode yang sangat sederhana untuk menginstal driver Connector / ODBC. Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk menyelesaikan instalasi MyODBC :

1. Klik dua kali installer yang Anda ekstrak, atau file MSI yang anda unduh.

2. Saat instalasi MySQL Connector / ODBC dimulai. Klik tombol Next untuk memulai proses instalasi, tampilan seperti gambar dibawah ini :



3. Setelah menyetujui perjanjian lisensi, pilih jenis instalasi. Instalasi tipikal menyediakan file standar yang diperlukan untuk terhubung ke database MySQL menggunakan ODBC. Pilihan Lengkap menginstal semua file yang tersedia, termasuk komponen debug dan utilitas. Oracle merekomendasikan memilih salah satu dari dua pilihan ini untuk menyelesaikan instalasi. Jika Anda memilih salah satu dari metode ini, klik Next, kemudian lanjutkan ke langkah 5. Anda juga dapat memilih instalasi Custom, di mana Anda memilih masing-masing komponen untuk diinstal. Jika Anda memilih metode ini, klik Next, lalu lanjutkan ke langkah 4.



4. Jika Anda telah memilih instalasi kustom, gunakan pop-up untuk memilih komponen mana yang akan diinstal, lalu klik Next untuk menginstal file yang diperlukan.

 

5. Jika muncul pesan kesalahan berikut saat penginstalan, ini berarti Anda tidak menginstal Paket Redistributable Microsoft Visual C ++ 2013 yang diperlukan. Lihat pembahasan di sini untuk rinciannya. Instal paket sebelum Anda mengklik Coba lagi dan lanjutkan.



6. Setelah file disalin ke lokasi tujuan instalasi driver yang terdaftar pada manajer Windows ODBC, penginstalan selesai. Klik Finish untuk keluar dari installer.


Setelah penginstalan selesai, selanjutnya konfigurasikan koneksi ODBC anda, ikuti langkah - langkah berikut ini :

Sebelum Anda terhubung ke database MySQL menggunakan driver Connector / ODBC, Anda mesti mengkonfigurasi ODBC Data Source Name (DSN). DSN mengaitkan berbagai parameter konfigurasi yang diperlukan untuk berkomunikasi dengan database dengan nama tertentu. Anda menggunakan DSN dalam aplikasi untuk berkomunikasi dengan database, daripada menentukan parameter individual dalam aplikasi itu sendiri. Informasi DSN bisa spesifik pengguna, spesifik sistem, atau disediakan dalam file khusus. Nama sumber data ODBC dikonfigurasi dengan cara yang berbeda, tergantung pada platform dan driver ODBC Anda.


1. Buka ODBC Data Source Administrator.

Edisi dan versi Windows yang berbeda juga memiliki cara yang berbeda dalam menyimpan ODBC Data Source Administrator di lokasi yang berbeda. Untuk petunjuk membuka ODBC Data Source Administrator, petunjuk dari Microsoft ini mencakup beberapa platform Windows yang sudah populer, saat membuka ODBC Data Source Administrator akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini :



2. Untuk membuat System DSN (yang akan tersedia untuk semua pengguna), pilih tab System DSN. Untuk membuat User DSN, yang hanya tersedia untuk pengguna saat ini, klik tombol Add.

3. Pilih ODBC MySQL 5.x ANSI atau Unicode Driver, lalu klik Finish.



4. Anda sekarang perlu mengkonfigurasi bidang spesifik untuk DSN yang Anda buat melalui dialog Parameter Koneksi.

Di kotak Nama Sumber Data, masukkan nama sumber data untuk diakses. Bisa jadi nama yang Anda pilih.

5. Dalam kotak deskripsi, masukkan beberapa teks untuk membantu mengidentifikasi sambungan.

6. Di kolom Server, masukkan nama host server MySQL untuk mengakses. Secara default, nama host adalah localhost.

7. Di kolom User, masukkan nama pengguna yang akan digunakan untuk koneksi ini.

8. Di kolom Kata Sandi, masukkan kata sandi yang sesuai untuk koneksi ini.

9. Database pop-up harus secara otomatis diisi dengan daftar database yang pengguna miliki hak akses untuk mengakses database.

10. Untuk berkomunikasi melalui port TCP / IP yang berbeda dari pada default (3306), ubah nilai Port.

11. Klik OK untuk menyimpan DSN.

Untuk memverifikasi koneksi sambungan menggunakan parameter yang telah Anda masukkan, klik tombol Uji(test). Jika koneksi berhasil dibuat, Maka anda akan muncul kotak dialog Connection Successful; Jika tidak, akan muncul kotak dialog Sambungan Gagal.

Anda dapat mengkonfigurasi sejumlah opsi untuk DSN tertentu dengan menggunakan tombol Details.



Tombol Rincian akan membuka tampilan tab tempat Anda menetapkan opsi tambahan:

Koneksi, Metadata, dan Cursors / Results memungkinkan Anda memilih flag tambahan untuk koneksi DSN.

~ Debug memungkinkan Anda mengaktifkan debugging ODBC untuk merekam kueri yang Anda jalankan melalui DSN ke file myodbc.sql.

~ SSL mengonfigurasi opsi tambahan yang diperlukan untuk menggunakan Secure Sockets Layer (SSL) saat berkomunikasi dengan server MySQL.


Anda juga harus mengaktifkan dan mengkonfigurasi SSL di server MySQL dengan sertifikat yang sesuai untuk berkomunikasi dengan database menggunakan SSL.

Penulis juga sering menggunakan driver connector MyODBC ini pada saat pembuatan aplikasi payroll desktop dan HRMS desktop dengan menggunakan delphi 7, penulis juga pernah membuat aplikasi antrian kendaraan dengan menggunakan visual studio 2008 dan  driver connector MyODBC, semua aplikasi yang penulis buat menggunakan database MySQL. Jadi penulis sudah sangat merasakan hasil dari penggunaan driver connector MyODBC ini.

Sumber : Disini

Semoga bermanfaat

Best Regards

Rabu, 18 Oktober 2017

Notepad ++

Notepad ++ adalah kode editor gratis dan pengganti Notepad yang mendukung beberapa bahasa. Berjalan di lingkungan MS Windows, penggunaannya diatur oleh Lisensi GPL.

Berdasarkan komponen pengeditan Scintilla yang kuat, Notepad ++ ditulis di C ++ dan menggunakan API Win32 murni dan STL yang menjamin kecepatan eksekusi lebih tinggi dan ukuran program yang lebih kecil. Dengan mengoptimalkan rutinitas sebanyak mungkin tanpa kehilangan keramahan pengguna, Notepad ++ mencoba mengurangi emisi karbon dioksida dunia. Bila menggunakan daya CPU kurang, PC dapat mencekik dan mengurangi konsumsi daya, sehingga menghasilkan lingkungan yang lebih hijau.
Fitur yang terdapat pada Notepad++ :

Syntax Highlighting dan Syntax Folding
WYSIWYG
Sorotan Sintaks yang Ditetapkan Pengguna
Penyelesaian otomatis
Multi-Dokumen
Multi-tampilan
Penelusuran / Pencarian Ekspresi Reguler didukung
Full Drag 'N' Drop didukung
Posisi dinamis Tampilan
Status file Auto-detection
Perbesar dan perkecil
Lingkungan multi bahasa didukung
Bookmark
Brace and Indent guideline Highlighting
Rekaman dan pemutaran makro

Software ini sangat bermanfaat untuk para pelajar yang ingin mencoba belajar sintaks HTML dan PHP, dan juga merupakan software pengembangan aplikasi web yang sangat ringan untuk digunakan.

Anda dapat mencoba aplikasinya disini.

BULLGUARD




BullGuard telah mengumumkan peluncuran alat online gratis untuk konsumen yang mampu mengungkapkan perangkat IoT apa pun yang mungkin ada di jaringan mereka, yang mungkin rentan diretas. Bullguard IoT Scanner menggunakan mesin pencari bernama Shodan. Daripada menemukan halaman web, Shodan telah dirancang secara khusus untuk menemukan perangkat yang dapat diakses publik di Internet, yang mungkin rentan terhadap peretas. Pada dasarnya, Shodan adalah mesin pencari untuk alat kebutuhan Internet.

Internet of Things
Apa itu Internet of Things? Internet of Things adalah jaringan objek fisik, seperti smart TV, kamera keamanan dan pencahayaan cerdas, dan teknologi rumah tangga lainnya yang terhubung ke Internet.

Internet Of Things Scanner
Pemindai IM BullGuard memeriksa apakah perangkat yang tersambung ke Internet di jaringan rumah Anda dipandang sebagai publik di Shodan. Jika mereka muncul, itu berarti mereka dapat diakses oleh publik, dan oleh karena itu mudah di manfaatkan hacker jahat.

Harga
Pemindai IoT BullGuard benar-benar bebas digunakan untuk semua konsumen.

Bottom Line
BullGuard's IoT Scanner adalah cara yang bagus bagi siapa pun untuk memindai jaringan mereka untuk menyoroti masalah potensial atau masalah keamanan. Karena pemindai menggunakan data dari mesin pencari tujuan pertama untuk perangkat yang terhubung dengan IoT, Shodan.io, ini menyajikan hasilnya dengan cara logis dan sederhana yang dapat dipahami oleh semua orang.

Software ini sangat bermanfaat untuk para praktisi IT yang memiliki jaringan kerja lewat Internet, karena software ini mampu menganalisa port mana saja yang bisa diakses / terbuka di jalur internet, dan yang paling asyik adalah software ini gratis untuk digunakan siapa saja, karena software ini berjalan secara online.

Jika anda ingin mencobanya klik disini

Semoga bermanfaat.

Best Regards

Dasar - Dasar ORACLE (Seri 7)



Function di Oracle.

Fungsi SQL dibangun dalam Oracle dan tersedia untuk digunakan dalam berbagai pernyataan SQL yang sesuai, anda juga bisa membuat fungsi sendiri menggunakan PL / SQL.

Fungsi Single-Row

Fungsi baris tunggal (Single-Row) mengembalikan satu baris hasil untuk setiap baris tabel atau tampilan (view). Fungsi ini bisa muncul dalam daftar pilih, klausa WHERE, START WITH dan CONNECT BY clauses, dan HAVING clause.

Fungsi Oracle SQL dapat dibagi ke dalam kategori berikut

~ Fungsi Nomor (Number).

~ Fungsi Karakter (Character).

~ Fungsi Single Row Miscellaneous.

~ Fungsi Agregat

~ Fungsi Tanggal dan Waktu

Berikut adalah penjelasan dan contoh dari fungsi-fungsi ini :

Fungsi Nomor (juga dikenal sebagai Fungsi Matematika).

Fungsi nomor menerima input numerik dan mengembalikan nilai numerik. Sebagian besar fungsi ini mengembalikan nilai yang akurat ke 38 digit desimal.


Jumlah fungsi yang tersedia di Oracle adalah:

ABS

ABS mengembalikan nilai absolut dari n. Contoh berikut mengembalikan nilai absolut -87:

SELECT ABS(-87) "Absolute" FROM DUAL;

  Absolute
  ----------
        87


ACOS

ACOS mengembalikan kosinus busur dari n. Input berada pada kisaran -1 sampai 1, dan output berada pada kisaran 0 sampai pi dan dinyatakan dalam radian. Contoh berikut mengembalikan cosine busur dari 0,3:

SELECT ACOS(.3)"Arc_Cosine" FROM DUAL;

Arc_Cosine
----------
1.26610367

Mirip dengan ACOS, Anda memiliki ASIN (Arc Sine), fungsi ATAN (Arc Tangent).

CIEL

Mengembalikan bilangan bulat terendah di atas angka yang diberikan. Contoh: Fungsi berikut mengembalikan bilangan bulat terendah di atas 3,456;

select ciel(3.456) “Ciel” from dual;

Ciel
---------
        4

FLOOR

Mengembalikan bilangan bulat tertinggi di bawah nomor yang diberikan. Contoh: Fungsi berikut mengembalikan bilangan bulat tertinggi di bawah 3,456;

select floor(3.456) “Floor” from dual;

Floor
------------
        3

COS

Mengembalikan kosinus sudut (dalam radian). Contoh: Contoh berikut mengembalikan sudut COSINE dari 60 radian.

select  cos(60) “Cosine” from dual;


SIN

Mengembalikan Sine dari sudut (dalam radian). Contoh: Contoh berikut mengembalikan sudut SINE dari 60 radian.

select  SIN(60) “Sine” from dual;

TAN

Mengembalikan Tangen dari sebuah sudut (dalam radian). Contoh: Contoh berikut mengembalikan sudut singgung 60 radian.

select  Tan(60) “Tangent” from dual;

Mirip dengan SIN, COS, TAN fungsi-fungsi hiperbolik SINH, COSH, TANH juga tersedia di Oracle.

MOD

Mengembalikan sisa setelah membagi m dengan n. Contoh : Contoh berikut mengembalikan sisa setelah membagi 30 dengan 4.

Select mod(30,4) “MOD” from dual;

MOD
---------
        2

POWER

Mengembalikan kekuatan m, dinaikkan menjadi n. Contoh : Contoh berikut mengembalikan 2 yang diangkat ke kekuatan 3.

select  power(2,3) “Power” from dual;

POWER
---------
        8

EXP

Mengembalikan e dinaikkan ke kekuatan n. Contoh : Contoh berikut mengembalikan e yang dinaikkan menjadi kekuatan 2.

select exp(2) “e raised to 2” from dual;

E RAISED TO 2
-------------

LN

Mengembalikan logaritma natural n. Contoh : Contoh berikut mengembalikan logaritma natural 2.

select ln(2) from dual;

LN
------------

LOG

Mengembalikan logaritma, basis m, dari n. Contoh : Contoh berikut mengembalikan log dari 100.

select log(10,100) from dual;

LOG
---------
        2

ROUND

Mengembalikan angka desimal yang dibulatkan ke posisi desimal tertentu. Contoh : Contoh berikut mengembalikan no. 3.4573 dibulatkan menjadi 2 desimal.

select round(3.4573,2) “Round” from dual;

Round
------------
        3.46

TRUNC

Mengembalikan angka desimal Ditutup ke posisi desimal tertentu. Contoh : Contoh berikut mengembalikan no. 3.4573 terpotong menjadi 2 desimal.

select round(3.4573,2) “Round” from dual;

Round
------------
        3.45

SQRT

Mengembalikan akar kuadrat dari nomor yang diberikan. Contoh : Contoh berikut mengembalikan akar kuadrat dari 16.

select  sqrt(16) from dual;

SQRT
---------
        4


Kebanyakan fungsi - fungsi tersebut digunakan dalam perhitungan matematika, yang sudah dipenuhi oleh database Oracle, sehingga rumus perhitungan sudah dapat digunakan dan pengguna tidak perlu membuat rumus dasar lagi.

Sumber : Disini

Semoga bermanfaat.

Note : Mau uji coba database Oracle download disini.

Oracle Win64

Best Regards

Selasa, 17 Oktober 2017

Dasar - Dasar ORACLE (Seri 6)



Oracle UNION, INTERSECT, MINUS OPERATORS 
Dan Mengurutkan Hasil Query.

UNION [ALL], INTERSECT, MINUS Operator

Anda dapat menggabungkan beberapa kueri menggunakan operator yang ditetapkan UNION, UNION ALL, INTERSECT, dan MINUS. Semua operator set memiliki prioritas yang sama. Jika pernyataan SQL berisi beberapa operator set, Oracle mengevaluasi mereka dari kiri ke kanan jika tidak ada tanda kurung yang secara eksplisit menentukan urutan lain.

Contoh UNION

Pernyataan berikut menggabungkan hasil kueri dengan operator UNION, yang menghilangkan duplikat baris yang dipilih.

select empno,ename,sal from employee 
UNION
select empno,ename,salary from oldemployee

Bagaimana jika anda perlu memilih baris dari dua tabel, tapi tabel tersebut memiliki kolom yang berbeda? Dalam situasi seperti ini Anda harus menggunakan fungsi TO_CHAR untuk mengisi kolom yang hilang. Sebagai contoh pernyataan ini menunjukkan bahwa Anda harus cocok dengan tipe data (menggunakan fungsi TO_CHAR) bila kolom tidak ada dalam satu atau tabel lainnya:

select empno, ename, sal, to_char(null) as “Transfer Date” from employee
 UNION
select empno,ename,to_char(null) as “Sal”,tdate from oldemployee;

EMPNO     ENAME     SAL       Transfer Date
-----     -----     ------    -------------
101       Sami      5000    
102       Smith              11-jul-2000
201       Tamim              10-AUG-2000
209       Ravi      2400     

Contoh UNION ALL.

Operator UNION hanya mengembalikan baris yang berbeda yang muncul dalam hasil tertentu, sementara operator UNION ALL mengembalikan semua baris. Operator UNION ALL tidak menghilangkan duplikat baris yang dipilih:

select empno,ename from employee 
union all
select empno,ename from oldemployee;

Contoh INTERSECT.

Pernyataan berikut menggabungkan hasilnya dengan operator INTERSECT, yang mengembalikan hanya baris yang dikembalikan oleh kedua kueri tersebut:

SELECT empno FROM employee
INTERSECT
SELECT empno FROM oldemployee;

Contoh MINUS.

Pernyataan berikut menggabungkan hasil dengan operator MINUS, yang mengembalikan hanya baris yang dikembalikan oleh kueri pertama namun tidak dengan yang kedua:

SELECT empno FROM employee
MINUS
SELECT empno FROM oldemployee;

MENGURUTKAN HASIL QUERY.

Untuk mengurutkan hasil query Anda bisa menggunakan klausa ORDER BY dalam statemen SELECT,  Contoh Sortasi, permintaan berikut memilah-milah karyawan sesuai dengan urutan gaji secara ascending.

select * from employee order by sal;

Permintaan berikut memilah-milah karyawan sesuai dengan urutan gaji secara descending .

select * from employee order by sal desc;

Permintaan berikut memilah-milah para karyawan sesuai dengan urutan nama secara ascending.

select * from employee order by ename;

Permintaan berikut ini pertama-tama memilah-milah para karyawan sesuai dengan urutan nama secara ascending. Jika nama sama, maka pengurutan akan dilakukan berdasarkan field gaji secara descending.

select * from emp order by ename, sal desc;

Anda juga bisa menentukan posisi bukan nama kolom. Seperti pada query berikut, yang menunjukkan karyawan sesuai dengan urutan nama mereka.

select * from emp order by 2;

Permintaan berikut ini memilah-milah para pegawai sesuai dengan urutan gaji secara ascending.

Jika gaji sama, maka macamkan karyawan pada urutan nama secara ascending.

select * from emp order by 3, 2;


Sumber Artikel : Disini

Semoga bermanfaat.

Note : Mau uji coba database Oracle download disini.

Oracle Win64

Best Regards

Dasar - Dasar ORACLE (Seri 5)


Format Output di Oracle SQL * Plus.

Petunjuk sederhana dan berguna untuk memformat output di SQL * Plus

Saat menggunakan Oracle SQL * Plus untuk berinteraksi dengan database, anda pasti sudah berkali-kali melihat output tidak terstruktur untuk query SQL, yaitu output yang sulit untuk diinterpretasikan.

Seperti misalnya jika anda memberikan query seperti dibawah ini :

 SQL> select * from all_users;


Anda akan mendapatkan tampilan output seperti ini dibawah ini :


Anda dapat dengan mudah menyusun keluaran(output) dengan menyesuaikan ukuran garis dan memformat kolom dengan mengetikkan perintah sebagai berikut :

SQL> set linesize 100
SQL> col username format a30









Dan sekali lagi berikan query yang sama, anda akan melihat output dalam format terstruktur dengan baik seperti yang ditunjukkan oleh gambar di bawah ini :



Memformat Nilai Jumlah di SQL Plus.

Anda juga bisa mengatur format Number sehingga melihat nilai numerik dengan koma agar mudah dibaca. Sebagai contoh jika anda memilih baris dari tabel employee anda akan melihat output seperti gambar dibawah ini :



Pada tampilan output di atas kolom gaji ditampilkan tanpa format yang merupakan default di SQL Plus. Jika anda ingin memformat nilai kolom numerik dengan koma, maka anda dapat memformatnya seperti sintaks kueri dibawah ini :

SQL> col sal format $999,99,999.99

Maka anda akan mendapatkan tampilan output seperti gambar dibawah ini :

Demikian pula anda juga bisa memformat semua nilai numerik dengan memberikan sintak perintah sebagai berikut :

SQL> set numformat "999,99,999.99"

Ingat perintah di atas akan memformat semua nilai numerik bahkan empno, deptno dll akan ditampilkan dalam format, yang tidak anda inginkan dalam kebanyakan kasus.


Format DATES di SQL Plus.

Demikian pula anda juga dapat memformat nilai tanggal dalam format tanggal yang anda inginkan dengan menetapkan variabel sesi NLS_DATE_FORMAT

Misalnya jika anda menyetelnya ke format sebagai berikut ;

SQL> alter session set nls_date_format='dd-Mon-yyyy hh:mi:sspm';

Maka akan muncul tampilan output seperti gambar dibawah ini :


Mengubah SQL Prompt di SQL PLus.

Anda dapat mengubah prompt SQL default di SQL Plus menjadi sesuatu yang lebih berarti seperti Anda dapat menampilkan username dan SID dan tanggal di prompt dengan memberikan perintah sebagai berikut :

SQL> set sqlprompt "_user 'ON' _connect_identifier':'_date> "

Kemudian SQL Prompt akan berubah menjadi berikut


Ini sangat berguna jika anda bekerja pada dengan menggunakan beberapa database.

Pengaturan Otomatis

Bagaimana dengan pengaturan secara otomatis format di atas setiap kali Anda login ke SQL Plus?

Jika Anda ingin pengaturan spesifik diset kapan pun anda masuk ke SQL Plus, anda dapat menulis perintah set ini di file glogin.sql atau login.sql yang berada di folder ORACLE_HOME / sqlplus / admin

Misalnya, anda bisa membuka atau membuat file glogin.sql atau login.sql baru menggunakan editor teks dan menulis perintah sebagai berikut ;

 alter session set nls_date_format='dd-Mon-yyyy hh:mi:sspm';
set sqlprompt "_user 'ON' _connect_identifier':'_date>  "

Sekarang setiap kali anda login ke Oracle menggunakan SQL Plus, SQL Plus akan menunjukkan tanggal dalam format di atas dan SQL Prompt juga akan berubah ke format di atas.


Sumber Artikel & Gambar : Disini

Semoga bermanfaat.

Note : Mau uji coba database Oracle download disini.

Oracle Win64

Best Regards

Dasar - Dasar ORACLE (Seri 4)


Oracle SELECT SQL Sintaks.

Gunakan pernyataan SELECT atau sub query untuk mengambil data dari satu atau lebih tabel, objek tabel , tampilan (view), objek tampilan (objects view), atau tampilan material (materialized view).

Sebagai contoh untuk mengambil semua baris dari tabel employee.

SQL> select  empno, ename, sal  from employee;

Atau (jika anda ingin melihat semua nilai kolom anda juga bisa memberi * yang berarti semua kolom), contoh dibawah ini :

SQL> select * from employee;

Jika anda hanya ingin melihat nama karyawan dan gaji mereka, anda dapat mengetikkan pernyataan berikut ini :

SQL> select ename, sal from employee;

Menyaring Informasi dengan Menggunakan Kondisi Dimana(Where).

Anda dapat memfilter informasi yang dibutuhkan dengan menggunakan kondisi seperti dimana anda hanya ingin melihat karyawan yang gajinya di atas 5000 maka anda dapat mengetikkan kueri(query) berikut ini dengan kondisi di mana (where) :

SQL>select * from employee where sal > 5000;

Untuk melihat karyawan yang gajinya kurang dari 5000 maka kueri(query) akan seperti contoh dibawah ini :

SQL> select * from employee where sal < 5000;

Kondisi Logis (Logical Conditions).

Kondisi logis menggabungkan hasil dua kondisi komponen untuk menghasilkan satu hasil berdasarkan pada mereka atau untuk membalikkan hasil dari satu kondisi. Tabel di bawah ini mencantumkan kondisi logis.

Kondisi OperasionalContoh
NOT  Mengembalikan TRUE jika kondisi berikut adalah FALSE. Mengembalikan FALSE jika TRUE. Jika tidak diketahui, tetap TIDAK DIKETAHUI. SELECT * FROM employee WHERE NOT (sal IS NULL);

SELECT * FROM employee WHERE NOT (sal BETWEEN  1000 AND 2000);  
AND  Mengembalikan TRUE jika kedua kondisi komponen TRUE. Mengembalikan FALSE jika salah satu FALSE. Jika tidak, kembali UNKNOWN. SELECT * FROM employee WHERE ename ='SAMI' AND sal=3000;  
OR  Mengembalikan TRUE jika salah satu kondisi komponen TRUE. Mengembalikan FALSE jika keduanya FALSE. Jika tidak, kembali UNKNOWN. SELECT * FROM employee WHERE ename = 'SAMI' OR sal >= 1000;  

Kondisi Keanggotaan (Membership Conditions).

Sebuah tes kondisi untuk keanggotaan dalam daftar atau subkueri.

Tabel berikut mencantumkan kondisi keanggotaan.

Kondisi Operasional Example 
IN"Sama dengan anggota" test. Setara dengan "= APAPUN". SELECT * FROM employee WHERE deptno IN (10,20);

SELECT * FROM employee   WHERE deptno IN (SELECT deptno FROM dept WHERE city=’HYD’)
NOT INSetara dengan "! = ALL". Mengevaluasi ke FALSE jika ada anggota himpunan yang NULL.SELECT * FROM employee  WHERE ename NOT IN  ('SCOTT', 'SMITH');


Kondisi Null (NULL Condition).

Apa itu Null : NULL adalah sebuah kolom kosong atau tidak ada nilai yang disisipkan di dalamnya maka itu disebut null. Ingat 0 bukan null dan blank string '' juga tidak null.

Contoh dibawah ini mencantumkan kondisi null.

Kondisi OperasionalContoh
IS [NOT]
NULL
Pengujian untuk nulls. Ini adalah satu-satunya syarat yang harus Anda gunakan untuk menguji nulls.

SELECT ename  FROM employee  WHERE deptno  IS NULL; 
SELECT * FROM employee WHERE ename IS NOT NULL;

Kondisi EXISTS

Sebuah tes kondisi eksistensi untuk keberadaan baris dalam subkueri.

Contoh dibawah ini menunjukkan kondisi EXISTS.

Kondisi OperasionalContoh 
EXISTSTRUE jika subkueri kembali setidaknya satu baris.

SELECT deptno   FROM dept d  WHERE EXISTS
    (SELECT * FROM employee e
          WHERE d.deptno = e.deptno);


Kondisi LIKE.

Kondisi LIKE menentukan sebuah tes yang melibatkan pencocokan pola. Sedangkan operator kesetaraan (=) sama persis dengan satu nilai karakter ke karakter lainnya, kondisi LIKE mencocokkan sebagian dari satu nilai karakter dengan yang lain dengan mencari nilai pertama untuk pola yang ditentukan oleh yang kedua. LIKE  menghitung string menggunakan karakter seperti yang didefinisikan oleh set karakter input.

Misalnya anda ingin melihat semua karyawan yang namanya dimulai dengan S char. Maka anda bisa menggunakan kondisi LIKE sebagai berikut :

SQL> select * from employee where ename like ‘S%’ ;

Demikian pula jika anda ingin melihat semua karyawan yang namanya diakhiri dengan "d".

SQL> select * from employee where ename like ‘%d’;

Anda ingin melihat semua karyawan yang namanya dimulai dengan 'A' dan diakhiri dengan 'd' seperti 'Abid', 'Alfred', 'Arnold', maka anda dapat menggunakan sintaks kueri seperti dibawah ini :

SQL> select * from employee where ename like ‘A%d’;

Anda ingin melihat karyawan yang namanya mengandung karakter 'a' di manapun dalam string, maka anda dapat menggunakan sintaks kueri seperti dibawah ini :

SQL> select * from employee where ename like ‘%a%’;

Untuk melihat karyawan yang namanya 'a' berada di posisi kedua, maka anda dapat menggunakan sintaks kueri seperti dibawah ini :

SQL> select * from employee where ename like ‘_a%’;

Untuk melihat karyawan yang namanya 'a' sebagai karakter kedua terakhir, maka anda dapat menggunakan sintaks kueri seperti dibawah ini :

SQL> select * from employee where ename like ‘%a_’;

Untuk melihat karyawan yang namanya mengandung tanda '%'. Tanda '%' harus digunakan secara harfiah bukan sebagai char liar/sembarangan, maka anda dapat menggunakan sintaks kueri seperti dibawah ini :

SQL> select * from emp where ename like ‘%\%%’ escape ‘\’;

Sumber : Disini

Semoga bermanfaat.

Note : Mau uji coba database Oracle download disini.

Oracle Win64

Best Regards

Dasar - Dasar ORACLE (Seri 3)

Jenis Data dan Membuat Tabel.

Tabel adalah struktur data yang menyimpan data dalam basis data relasi, sebuah tabel terdiri dari baris dan kolom. Sebuah tabel di Oracle versi 7.3 dapat memiliki nilai maksimum 255 kolom dan di Oracle versi 8 dapat memiliki nilai maksimum 1000 kolom, jumlah baris dalam tabel tidak terbatas di semua versi Oracle. Satu tabel dalam Oracle dapat mewakili satu kesatuan yang ingin di lacak dalam sistem. Tabel jenis ini dapat mewakili daftar karyawan di dalam organisasi anda, atau daftar pesanan yang ditujukan untuk produk perusahaan anda. Satu tabel juga dapat mewakili hubungan antara dua entitas, tabel jenis ini dapat menggambarkan hubungan antara karyawan dengan keterampilan kerjanya, atau hubungan suatu produk dengan pesanannya. Di dalam tabel, kunci kedua (Foreign Key) digunakan untuk mewakili suatu hubungan / koneksi. Walaupun beberapa tabel yang dirancang dengan baik dapat mewakili entitas dan menggambarkan hubungan antar satu entitas dengan entitas yang lainnya, sebagian besar tabel wajib mewakili entitas atau hubungan.

Seri yang akan dibahas akan menjelaskan cara membuat, mengubah dan menghapus tabel :

Merancang Tabel.

Anda dapat menjadikan seri ini sebagai bahan masukan tambahan dalam merancang suatu tabel.

~ Gunakan nama deskriptif untuk tabel, kolom, indeks dan cluster.
~ Nama tabel, nama kolom dapat berisi maksimal 30 karakter dan wajib dimulai dengan alfabet.
~ Konsisten dalam menggunakan singkatan kata, penggunaan bentuk tabel dan kolom.
~ Pilih tipe data yang sesuai untuk setiap kolom.
~ Atur kolom yang bisa berisi nilai NULL dalam posisi paling akhir agar menghemat ruang simpan.

Sebelum membuat suatu tabel, wajib untuk menentukan apakah akan menggunakan batasan integritas. Batasan integritas dapat didefinisikan pada kolom suatu tabel untuk menegakkan aturan bisnis database yang anda buat secara otomatis. Sebelum membuat suatu tabel anda juga harus memutuskan jenis data yang dapat berisi kolom, ini dikenal sebagai datatype, dibawah ini akan dijelaskan datatype apa yang tersedia di Oracle :

Tipe Data
Mengasosiasikan seperangkat properti tetap dengan nilai yang dapat digunakan dalam kolom tabel atau dalam argumen prosedur/fungsi, properti ini menyebabkan Oracle memperlakukan nilai dari satu jenis data berbeda dari nilai tipe data yang lainnya, sebagai contoh : Oracle dapat menambahkan nilai tipe data NUMBER, tapi bukan nilai tipe data RAW, Oracle memasok tipe data bawaan sebagai berikut :

Tipe Data Character.
  • CHAR
  • NCHAR
  • VARCHAR2 and VARCHAR
  • NVARCHAR2
  • CLOB
  • NCLOB
  • LONG
Tipe Data Numeric.
  • NUMBER
Tipe Data Date and Time.
  • DATE
  • INTERVAL DAY TO SECOND
  • INTERVAL YEAR TO MONTH
  • TIMESTAMP
  • TIMESTAMP WITH TIME ZONE
  • TIMESTAMP WITH LOCAL TIME ZONE

Tipe Data Binary.
  • BLOB
  • BFILE
  • RAW
  • LONG RAW
Menampilkan Data Karakter.

Gunakan tipe data Character untuk menyimpan data alfanumerik :

Tipe data Char dan NCHAR menyimpan data karakter string.

Tipe data Varchar2 dan Nvarchar2 menyimpan karakter string sepanjang variabel (Tipe data Varchar identik dengan tipe data Varchar2). Tipe data NChar dan NVarchar2 menyimpan data karakter Unicode saja.

Tipe data CLOB dan NCLOB menyimpan karater string single-byte dan multibyte hingga empat gigabyte.

Tipe data LONG menyimpan string karakter sepanjang variabel yang mengandung nilai hingga dua gigabyte, namun dengan banyak batasan. Tipe data ini disediakan untuk kompatibilitas dengan aplikasi yang ada; Secara umum, aplikasi baru harus menggunakan tipe data CLOB dan NCLOB untuk menyimpan sejumlah besar data karakter, dan BLOB dan BFILE untuk menyimpan sejumlah besar data biner. Saat menentukan jenis tipe data mana yang akan digunakan untuk kolom yang akan menyimpan data alfanumerik dalam sebuah tabel, pertimbangkan hal berikut dari sisi perbedaan :

Untuk menyimpan data lebih efisien, gunakan tipe data VARCHAR2. Tipe data CHAR menyimpan sampai dengan panjang kolom tetap untuk semua nilai kolom, sedangkan tipe data VARCHAR2 tidak menambahkan tambahan kosong.

Misalnya jika anda mendefinisikan "nama_pegawai" sebagai char (20) maka jika anda menyimpan nama seperti "Romi" maka nama akan menempati 20 byte (4 byte untuk karakter "Romi" dan 16 spasi kosong). Dan jika anda mendefinisikan "nama_pegawai" sebagai varchar2 (20) maka jika anda menyimpan nama seperti "Romi" maka oracle akan memakan waktu 4 byte saja.

Gunakan Tipe data CHAR saat anda memerlukan kompatibilitas ANSI dalam perbandingan semantik (jika trailing kosong tidak penting dalam perbandingan string). Gunakan VARCHAR2 saat membolak-balik penting dalam perbandingan string. Tipe data CHAR dan VARCHAR2 akan selalu didukung sepenuhnya. Pada saat ini, tipe data VARCHAR secara otomatis sesuai dengan tipe data VARCHAR2 dan dicadangkan untuk penggunaan selanjutnya.

Data Numeric

Gunakan tipe data NUMBER untuk menyimpan bilangan real dalam format fixed-point atau floating-point. Angka yang menggunakan tipe data ini dijamin lebih kecil di antara platform Oracle yang berbeda, tipe data ini menawarkan presisi hingga 38 angka desimal. Anda dapat menyimpan angka positif dan negatif sebesar 1 x 10-130 sampai 9,99 x10125, dan juga nol, dalam kolom NUMBER.

Anda dapat menentukan bahwa kolom berisi bilangan floating-point, misalnya:

jarak_tempuh NUMBER

Atau, Anda dapat menentukan presisi (jumlah digit) dan skala (jumlah digit ke kanan titik desimal):

harga_barang NUMBER (8, 2)

Meskipun tidak diperlukan, menentukan presisi dan skala membantu mengidentifikasi nilai input yang buruk. Jika presisi tidak ditentukan, kolom menyimpan nilai seperti yang diberikan. Tabel berikut menunjukkan contoh bagaimana data faktor skala yang berbeda mempengaruhi penyimpanan.

Input Data Specified As Stored As 
4,751,132.79  NUMBER 4751132.79 
4,751,132.79  NUMBER (9) 4751133
4,751,132.79  NUMBER (9,2) 4751132.79 
4,751,132.79 NUMBER (9,1) 4751132.7 
4,751,132.79 NUMBER (6) (not accepted, exceeds precision) 
4,751,132.79 NUMBER (7, -2) 4,751100 

Data Tanggal dan Waktu (Date and Time).

Gunakan tipe data DATE untuk menyimpan nilai point-in-time (tanggal dan waktu) dalam sebuah tabel. Tipe data DATE menyimpan abad, tahun, bulan, hari, jam, menit, dan detik.

Gunakan tipe data TIMESTAMP untuk menyimpan nilai yang tepat, hingga detik fraksional. Misalnya, aplikasi yang harus memutuskan mana dari dua peristiwa yang terjadi pertama mungkin menggunakan TIMESTAMP. Aplikasi yang perlu menentukan waktu untuk melakukan pekerjaan mungkin menggunakan tanggal DATE.

Format Tanggal.

Untuk input dan output tanggal, format tanggal standar default Oracle adalah DD-MON-RR. Sebagai contoh:

'13 -NOV-1992 '

Untuk mengubah format tanggal default ini secara umum, gunakan parameter NLS_DATE_FORMAT. Untuk mengubah format selama sesi berlangsung, gunakan pernyataan ALTER SESSION. Untuk memasukkan tanggal yang tidak ada dalam format tanggal default saat ini, gunakan fungsi TO_DATE dengan masker format. Sebagai contoh:

TO_DATE ('November 13, 1992', 'MONTH DD, YYYY')

Hati-hati menggunakan format tanggal seperti DD-MON-YY. YY menunjukkan tahun di abad ini. Misalnya, 31-DEC-92 adalah 31 Desember 2092, bukan 1992 seperti yang Anda duga. Jika Anda ingin menunjukkan tahun dalam abad apa pun selain yang sekarang, gunakan masker format yang berbeda, seperti RR default.

Format Waktu

Waktu disimpan dalam format 24 jam, HH24: MI: SS. Secara default, waktu di bidang tanggal adalah pukul 12:00:00 A.M. (tengah malam) jika tidak ada bagian waktu yang dimasukkan. Dalam entri hanya waktu, bagian tanggal default ke hari pertama bulan berjalan. Untuk memasukkan bagian waktu dari sebuah tanggal, gunakan fungsi TO_DATE dengan topeng format yang menunjukkan bagian waktu, seperti pada:

INSERT INTO Birthdays_tab (bname, bday) NILAI
    ('ANNIE', TO_DATE ('13 -NOV-92 10:56 A.M '', 'DD-MON-YY HH: MI A.M.'));


Membuat Tabel di Oracle.

Setelah Anda merancang tabel dan memutuskan tentang tipe data mana yang akan digunakan, maka gunakanlah perintah SQL berikut untuk membuat tabel.

Sebagai contoh, pernyataan berikut membuat tabel bernama Employee.

CREATE TABLE Employee (
   Empno NUMBER (5),
   Ename VARCHAR2 (15),
   Hiredate DATE,
   Sal NOMOR (7,2)
          );

Untuk menyisipkan baris di tabel Anda bisa menggunakan perintah SQL INSERT.

Misalnya pernyataan berikut membuat baris pada tabel di atas.

SQL> insert into Employee values (101,’Sami’,3400);

Untuk menyisipkan baris secara terus menerus di SQL Plus Anda bisa memberikan perintah berikut.

SQL> insert into Employee values (&empno,’&name’,&sal);

Variabel &Empno, &nama dan &sal dikenal sebagai variabel substitusi. Itu SQLPlus akan meminta Anda untuk nilai-nilai ini dan kemudian menulis ulang pernyataan dengan nilai yang diberikan.

Untuk melihat baris yang telah Anda masukkan, berikan perintah berikut.

SQL> Select * from Employee;

Untuk melihat struktur tabel nama kolom dan datatypes dan widthsnya. Berikan perintah berikut

SQL> desc  Employee

Untuk melihat berapa banyak tabel dalam skema Anda berikan perintah berikut.

SQL> select * from cat;

atau

SQL> select * from tab;

Sumber : Disini

Semoga bermanfaat.

Note : Mau uji coba database Oracle download disini.

Oracle Win64

Best Regards

Senin, 16 Oktober 2017

Dasar - Dasar ORACLE (Seri 2)




Aturan CODD.

1. Aturan informasi.
Semua infromasi dalam database relasi termasuk nama tabel, nama kolom ditunjukkan oleh nilai yang terdapat didalam tabel, tampilan sederhana yang ditampilkan menambah kecepatan dalam pengolahan dan perancangan, produktivitas pengguna ditingkatkan sejak pengenalan hanya menggunakan satu bahasa yang diperlukan untuk mengakses semua data seperti deskripsi tabel dan definisi atribut serta batasan integritas, suatu keputusan dapat diambil saat ada kendala dalam pelanggaran, akses data juga dapat dibatasi, semua informasi ini tersimpan di dalam suatu tabel.

2. Aturan akses yang dijamin.
Setiap data di dalam database relasi dapat diakses dengan menggunakan kombinasi nama tabel, nilai kunci utama (Primary Key) yang mengidentifikasikan nama baris dan kolom yang mengidentifikasikan suatu sel. Produktivitas pengguna ditingkatkan karena tidak menggunakan alamat fisik poniter, menyediakan independensi data, kemungkinan untuk mengambil setiap data induvidual yang tersimpan dalam database relasi dengan menentukan nama tabel tempat penyimpanan, kolom dan kunci primer (primary Key) yang mengidentifikasi sel tempat penyimpanannya.

3. Aturan perlakuan sistem terhadap nilai NULL.
RDBMS menangani catatan yang memiliki nilai yang tidak diketahui atau nilai yang tidak dapat diterapkan dengan cara yang sudah ditentukan sebelumnya, RDBMS juga membedakan antara nilai nol (0), kosong dan NULL di catat dalam menangani nilai - nilai tersebut secara konsisten sehingga menghasilkan jawaban perbandingan dan perhitungan yang benar melalui serangkaian aturan untuk menangani nilai NULL, pengguna dapat membedakan hasil query yang melibatkan angka nol (0), nilai kosong (blank) dan nilai NULL, meskipun aturan tersebut tidak menentukan apa yang harus dilakukan dalam kasus nilai NULL, database menentukan bahwa harus ada kebijakan yang konsisten dalam perlakuan terhadap suatu nilai NULL.

4. Katalog online aktif berdasarkan model relasi.
Deskripsi database dan isinya adalah tabel database, dan oleh karena itu dapat ditanyakan secara on-line melalui bahasa manipulasi data / sintaks. Produktivitas administrator database ditingkatkan karena perubahan dan penambahan katalog dapat dilakukan dengan perintah yang sama yang digunakan untuk mengakses tabel lainnya, semua pertanyaan dan laporan juga bisa dilakukan seperti tabel lainnya.

5. Aturan Komprehensif Sub-Bahasa Data.
RDBMS dapat mendukung beberapa bahasa, tetapi setidaknya salah satu dari bahasa tersebut seharusnya mengijinkan pengguna melakukan semua hal berikut :
  ~ Menentukan tabel dan tampilan.
  ~ Query dan memperbaharui data.
  ~ Menetapkan batasan integritas.
  ~ Menetapkan otorisasi dan menentukan transaksi.

Produktivitas pengguna ditingkatkan karena hanya ada satu pendekatan yang dapat digunakan untuk semua operasi basis data. Dalam lingkungan multi user pengguna tidak perlu khawatir dengan integritas suatu data yang akan diurus oleh sistem, selain itu hanya pengguna dengan otorisasi yang tepat yang dapat mengakses data.

6. Aturan melihat dan memperbaharui data.
Setiap tampilan yang dapat diperbaharui secara teoritis dapat diperbaharui menggunakan RDBMS, konsistensi data dipastikan karena perubahan yang dilakukan pada tampilan ditransmisikan ke tabel dasar dan sebaliknya.

7. Sisipan Tingkat Tinggi, Pembahruan dan Hapus.
RDBMS mendukung penyisipan data (insert), pembaharuan data (update) dan penghapusan (delete) pada tingkat tabel, kinerja ditingkatkan karena perintah bertindak pada satu set catatan daripada satu record pada satu waktu.

8. Kemandirian Data Fisik.
Pelaksanaan permintaan adhoc dan program aplikasi tidak terpengaruh oleh perubahan metode akses data dan penyimpanan fisik. Administrator database dapat membuat perubahan pada metode akses fisik dan penyimpanan yang meningkatkan kinerja dan tidak memerlukan perubahan dalam program aplikasi atau permintaan. Disini pengguna menentukan apa yang dia inginkan tidak perlu khawatir dengan bagaimana data tersebut didapat.

9. Kemandirian Data Logis.
Perubahan logis pada tabel dan tampilan kolom penambahan / penghapusan atau perubahan bidang lama tidak memerlukan modifikasi pada program atau dalam format permintaan adhoc, database dapat berubah dan tumbuh untuk mencerminkan perubahan dalam kenyataan tanpa memerlukan campur tangan pengguna atau perubahan dalam aplikasi. Misalnya menambahkan atribut atau kolom ke tabel dasar seharusnya tidak mengganggu program atau perintah interaktif yang tidak berguna untuk atribut baru.

10. Kemandirian Integritas.
Seperti definisi tabel / tampilan, batasan integritas disimpan dalam katalog on-line dan karenanya dapat diubah tanpa memerlukan perubahan dalam program aplikasi. Kendala integritas yang spesifik untuk RDB tertentu harus dapat didefinisikan dalam sub bahasa data relasional dan disimpan dalam katalog, setidaknya integritas entitas dan integritas referensial harus didukung.

11. Kemandirian Distribusi.
Program aplikasi dan permintaan adhoc tidak terpengaruh oleh perubahan distribusi data fisik, kehandalan sistem yang ditingkatkan karena program aplikasi akan berjalan walaupun progra, dan data dipindahkan ke lokasi yang berbeda.

12. Tidak ada subversi aturan.
Jika RDBMS memiliki bahasa yang mengakses informasi suatu record sekaligus, bahasa ini tidak boleh digunakan untuk melewati batasan integritas, Hal ini diperlukan untuk integritas data.

Menurut Dr.Edgar F. Codd, sebuah sistem manajemen basis data relasi harus dapat mengelola database sepenuhnya melalui kemampuan relasionalnya.


Sumber : Disini

Note : Mau uji coba database Oracle download disini.

Oracle Win64


Best Regards

Dasar - Dasar ORACLE (Seri 1)



Pengenalan tentang "Database".

Definisi dari database ialah kumpulan data (informasi), sebagai contoh dari database yang biasa kita temui dalam kegiatan sehari - hari adalah data kehadiran, data nomor telepon pelanggan, data penjualan, data pengiriman, data pembelanjaan, data rekening bank, data raport sekolah anak, dan masih banyak lagi kumpulan - kumpulan data yang terdapat dalam kehidupan sehari - hari.

Sedangkan jika data / informasi tersebut ditulis dan dikelola melalui sistem program database akan menghasilkan "Sistem Manajemen Basis Data" atau biasa disingkat DBMS, yang berarti sistem program tersebut bertindak sebagai antarmuka(interface) antara pengguna dan database.

Jika kita tingkatkan lagi kemampuan dalam pengelolaan database maka kita akan mengenal sistem database berdasarkan Model Data Relasional yang biasa dikenal dengan Relational Database Management System atau biasa disingkat RDBMS. Model data relasional dikembangkan oleh Dr.E.F. CODD, beliau mengembangkan model data relasional dengan mengambil konsep dari relasional Algebra pada bulan juni 1970, model data relasional yang dikembangkan memiliki 12 aturan yang diberi nama Codd sebagai "Codd Rules" menurut Codd sebuah paket dapat disebut sebagai RDBMS hanya jika sudah memenuhi aturan Codd, penjelasan lebih rincinya dapat dicari sama si mbah google ya.

Setelah dijelaskan definisi serta tingkatan pengelolaan database, kita lanjutkan kebahasan utama kita yaitu Oracle, apa sih oracle itu? berdasarkan definisinya oracle adalah Object Relational Database Management System yang merupakan vendor RDBMS terkemuka diseluruh dunia hampir setengah pasar RDBMS di seluruh dunia dikuasai oleh Oracle.

ORACLE Database

Setiap database Oracle berisi struktur Logis dan Fisik. Struktur Logis terdiri dari tablespace, schema objects, extents and segment. Struktur Fisik terdiri dari Datafiles, Redo Log Files dan Control File. Database dibagi menjadi unit penyimpanan logis yang disebut tablespace, yang membentuk struktur logis terkait. Setiap tablespace pada gilirannya terdiri dari satu datafiles atau lebih, dapat dilihat seperti gambar dibawah ini :


Dalam suatu sistem database relasional semua informasi disimpan dalam bentuk tabel. Sebuah tabel terdiri dari baris dan kolom


Semua tabel dan objek di Oracle disimpan dalam tablespace secara logis, namun secara fisik tersimpan dalam datafiles yang terkait dalam tablespace. Setiap database Oracle memiliki satu, dua set atau lebih file redo log, kumplan file log redo untuk database secara kolektif dikenal sebagai log redo database. Redo log terdiri dari redo entries (biasa disebut redo records). Fungsi utama redo log adalah mencatat semua perubahan yang dilakukan pada data, jika gagal maka akan mencegah data yang dimodifikasi tidak ditulis secara permanen ke datafiles, perubahan tersebut dapat user peroleh dari redo log sehingga pekerjaan tidak akan hilang, setiap database Oracle memiliki file kontrol yang berisi nama database dan lokasi semua file data dan redo file log, setiap database Oracle memiliki parameter file yang berisi nama database, memory settings dan Location of Control file.

Setiap database memiliki kelebihan dan kekurangan masing - masing, sehingga pengenalan dan pendalaman database merupakan suatu hal yang penting. Sehingga jika dasar pemahaman database ditinggalkan hanya tinggal menunggu waktu saja untuk mendapatkan sandungan - sandungan yang akan sering muncul.

Semoga bermanfaat.

Sumber : Disini

Note : Mau uji coba database Oracle download disini.

Oracle Win64

Best Regards